4 tahun sudah...

Dulu, waktu aku masuk ke kantor yang sekarang, bulan Juni 2022. Pertama kali kerja kantoran yang full time (sebelumnya cuma kerja as a freelancer, apa pun kesemlatan yang ada aku cobain: jadi sensei, jadi penulis, jadi translator) plus aku juga menggunakan waktu "menganggur" ku buat belajar ini-itu (demi dapat kerjaan tetap. 


Waktu awal masuk, jyujyur shockkk (hehe)

First impressionku saat itu: semua yang aku lihat di drama korea yang settingnya tentang kerjaan, jadi nyata. Misalnya: sebagai anak baru, cuma dikasih kerjaan fotokopi dan scan. Lalu company dinner. Lalu hari kedua masuk, sudah dikasih wejangan sama senior: "nanti jangan kaget ya, kalau...." πŸ˜…


Kantorku itu lokasinya 25 km dari rumah. Perjalanan 45-50 menit sekali jalan naik motor, dari ujung kota semarang ke ujung kota semarang yang lain. Dari pucuk timur ke pucuk barat. Nambah jalan sepuluh menit lagi, sudah sampai di luar kota (demak). 


6 bulan awal yang penuh air mata πŸ˜„πŸ˜„

Waktu awal kerja, ada masa probation selama 3 bulan. Jalan kerja 2 bulan, aku mengechat atasanku (leaderku): "mbak, kayaknya aku mempertimbangkan untuk tidak lanjut" 

Balasan beliau: nanti coba dikomunikasikan sama pak manajer ya, dek. 


.....

Gak jadi resign, 

jadinya malah udah kerja di sini 4 tahun. ☺️☺️☺️☺️✨️ WKWKWKWKW 


And you know, nggak cuma sekali doang itu aku ngomong pengen berhenti. BERKALI KALI, sampai aku nggak bisa menghitung udah berapa kali aku ngeluh ingin resign, ingin resign. Hahaha. Benar kata orang, yang paking sering ngeluh ingin resign malah yang paling lama bertahan, sedangkan yang diam diam ga pernah ngeluh, ujug ujug resign. 😊


Bulan juni aku masuk, lalu bulan september, mbak novia masuk. My office life became so fun ✨️ 

3 tahun kerja bareng, pas mbak novia resign, di acara perpisahan, aku nangis, ga berhenti. (Ga diduga ini, seriusssss! Tiba tiba aja gitu, jam dua siang, pas acara mau selesai, lalu tibalah momennya mbak novia berpamitan, di saat itu air mataku derassss mengalir) 


Work was fun, until your bestie resigned. 😊 (sad) 


Aku kira akan sulit bertahan tanpa mbak novia, karena selama ini yang menadahi kelelahanku, sambatanku, apapun itu—mbak novia. 

Ternyata, i am stronger than i thought. 

Kliennya masih sama, masih aja rese. Temen kerja juga ngga semuanya sejalan, masih aja sama, masih menyebalkan. But life still has to go on. 


Work was not fun anymore—but well, it is a job, not a playground. Kerjaan ya kerjaan yang harus dikerjakan dan diselesaikan. 


:) 


Audah empat tahun... dan ternyata sudah banyak yang keluar masuk, dan kini pemain inti yang dulu bersamaku pada saat aku masuk... hanya tinggal beberapa saja. 

Dulu aku yang paling muda. Tiba tiba sekarang sudah jadi senior. 

kehilangan banyak rekan kerja—orang datang silih berganti. Pemainnya sudah bukan yang dulu lagi. Kadang aku kangen suasana kantor yang dulu :) 


Dan pamflet "we are hiring" pun terus berputar, tiap kali diposting di akun sosmed kantor, auto bingung: ini siapa lagi sih yang mau resign?!?! πŸ˜…

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hehe ☺️πŸ‘‰πŸ‘ˆ

2 Days Prambanan Trip