Hello, me.
Apabila aku ada kesempatan untuk bertemu diriku di masa lalu, diriku di usia muda, ingin rasanya aku peluk dia.
Aku akan mengatakan padanya, "ada bagian dari dirimu yang lebih baik daripada diriku sekarang,"
You're better than me, your adult version of yourself.
Aku ingin memeluknya, bukan karena ingin menguatkan, tapi sebaliknya, aku ingin dikuatkan.
Ada banyak prinsip yang dahulu aku pegang, tapi sekarang tidak mudah menjalaninya—justru, sangat sulit.
Banyak sekali yang ingin aku ceritakan, tapi kalau ada hal yang bisa kukatakan, aku ingin mengucapkan, terima kasih, dan tetaplah jadi dirimu yang tulus dan apa adanya.
Hal-hal yang kamu pertanyakan dulu, perlahan akan terjawab, seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia, dan kamu akan banyak belajar darinya.
Hidup itu tidak pernah mudah, tapi nikmat Allah itu berlimpah. Di setiap perjalanan yang kamu lihat, akan ada kesulitan, tapi di saat yang bersamaan, ada banyak obat juga yang membuatmu kuat menghadapinya.
Sudah?
Iya, sudah, itu saja.
Dan mungkin diriku di masa depan juga akan membaca ini,
Aku harap, diriku di masa depan, juga akan selalu bisa menemukan bunga yang mekar di sela-sela retakan.
Komentar
Posting Komentar